October 16, 2026

‎Tabung Gas Bocor, Warung  Joyoboyo di Karimun Hangus Terbakar

0


News
‎Tabung Gas Bocor, Warung  Joyoboyo di Karimun Hangus Terbakar

Tangkapan layar detik-detik warung makan Joyoboyo di Karimun, Kepulauan Riau, saat terbakar, Kamis (30/4/2026). (foto: Istimewa)

‎
BERITA PLUS, KARIMUN – Akibat tabung gas bocor, bangunan semi permanen warung makan Joyoboyo di kawasan Coastal Area, Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, hangus terbakar, Kamis (30/4/2026) sore.
‎
‎Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30  saat pemilik warung hendak memulai aktivitasnya, dengan mulai menghidupkan kompor gas. Namun tiba-tiba muncul api dari tabung gas.
‎
‎“Tadi katanya mau masak, tiba-tiba keluar api dari tabung gas. Saya coba bantu tutup pakai kain tetap tidak bisa,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
‎
‎Menurut penuturannya, dalam hitungan menit api langsung menjalar pada dua warung Joyoboyo di sebelahnya yang saat itu masih tutup.
‎
‎“Api langsung merambah ke sebelah. Dua warung di sebelah ini masih tutup, belum buka,” paparnya
‎
‎Smebtara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BPBD) Karimun, Hendra Hidayat, menyebutkan mengingat lokasi kebakaran berada di pusat keramaian, insiden ini sempat menyita perhatian ratusan warga yang sedang bersantai di area pesisir tersebut.
‎
‎“Kita cuma terkendala karena melawan arus jalan aja, warga juga ramai menyaksikan,” ujarnya.
‎
‎Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kebakaran, dengan mengerahkan 2 Unit Mobil Pemadam Kebakaran, 1 truk air Dinas PUPR dan 1 Unit Water Cannon milik Polres Karimun.
‎
‎Meskipun dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah mengingat bangunan dan isinya rata dengan tanah.
‎
‎“Dipastikan seluruh bangunan hangus terbakar, total ada tiga warung,” pungkas Hendra.

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Syahid Bustomi
Editor : Imam Hairon





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *