Suhu di Tanah Suci Capai 42 Derajat, Jemaah Calon Haji Kabupaten Malang Diimbau Batasi Aktivitas Luar Ruangan
Kondisi di depan Kakbah di Mekkah saat panas terik siang hari, (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, MALANG – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Malang, Abdul Salam, memberikan pembaruan terkait kondisi jemaah haji asal Kabupaten Malang yang saat ini sudah berada di Tanah Suci. Hingga Rabu (6/5/2026), dilaporkan bahwa jemaah yang tergabung dalam gelombang pertama tersebut terbagi di dua kota suci, yakni Madinah dan Mekkah.
“Perkembangan jemaah asal Kabupaten Malang saat ini sebagian masih berada di Madinah untuk menyelesaikan ibadah Arbain dan melakukan ziarah. Sementara itu, sebagian lainnya sudah berada di Mekkah dan telah melaksanakan ibadah Umrah Wajib,” ujar Abdul Salam kepada Suara Indonesia, Rabu (6/5/2026).
Selain melaporkan posisi jemaah, Abdul Salam juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang saat ini melanda Arab Saudi. Suhu udara di Madinah dan Mekkah dilaporkan berkisar antara 40 hingga 42 derajat Celsius. Kondisi panas yang cukup menyengat ini menjadi perhatian serius bagi kesehatan para jemaah.
Menyikapi cuaca panas tersebut, Abdul Salam mengimbau agar jemaah haji asal Kabupaten Malang senantiasa menjaga kebugaran fisik. Ia menekankan pentingnya menjaga hidrasi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air Zamzam secara rutin.
“Kami mengimbau para jemaah untuk tidak memaksakan diri melakukan kegiatan di luar hotel yang tidak terlalu mendesak. Prioritaskan ibadah-ibadah wajib saja seperti salat dan Umrah. Hal ini penting agar kondisi fisik tetap prima saat menunggu puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) nanti,” pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak Kemenhaj terus melakukan pemantauan intensif terhadap kesehatan seluruh jemaah guna memastikan rangkaian ibadah rukun Islam kelima ini berjalan lancar.(*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aditya Mahatva Yodha |
| Editor | : Imam Hairon |
