Cukupi Ketersediaan dan Jaga Stabilitas Harga, Bulog Tegal Rutin Distribusikan Minyakita ke Pasar
Distribusi Minyakita di Pasar Pagi Kota Tegal, Selasa (26/05/26). ( Foto : Wiwit Kuncoro/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, TEGAL – Perum Bulog Kantor Cabang Tegal terus mempercepat penyaluran Minyakita untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Pantura Barat Jawa Tengah. Hingga 25 Mei 2026, Bulog Kancab Tegal mencatat realisasi penyaluran Minyakita mencapai 2.053.388 liter yang disebar ke tujuh kabupaten/kota di wilayah kerja.
Distribusi dilakukan melalui pasar yang tercatat dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok, jaringan ritel binaan Bulog atau Rumah Pangan Kita [RPK], serta Gerakan Pangan Murah yang digelar bersama Dinas Pangan kabupaten dan kota. Langkah ini bertujuan memastikan minyak goreng rakyat tetap tersedia dan harganya terjangkau menjelang meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat.[SP2KP]
“Distribusi Minyakita dilakukan secara bertahap dan terukur agar masyarakat memperoleh akses pangan pokok dengan lebih mudah,” ujar Pemimpin Perum Bulog Kancab Tegal, Agung Rochman, Selasa (26/05/26).
Selain penyaluran komersial, Bulog Tegal juga menyalurkan Bantuan Pangan Pemerintah berupa 11.499 ton beras dan 2,2 juta liter Minyakita untuk 500 ribu Penerima Bantuan Pangan [PBP]. Dengan capaian tersebut, hingga 25 Mei penyaluran bantuan pangan sudah mencapai 53% dari target 1 juta PBP di wilayah kerja Perum Bulog KC Tegal.
Program penyaluran Minyakita menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama Bulog dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan memperkuat keterjangkauan bahan pokok di tingkat masyarakat. Pemerintah juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi dan kecukupan stok agar kondisi pasar tetap kondusif.
Bulog Kancab Tegal menyatakan akan terus melakukan pemantauan lapangan dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya agar distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, serta mampu menjaga keseimbangan pasokan dan harga di wilayah kerja.
“Dengan distribusi yang rutin dan terukur, diharapkan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan Minyakita di pasar, sekaligus mencegah lonjakan harga yang dapat membebani konsumen,” pungkas Agung Rochman.(*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Wiwit Kuncoro |
| Editor | : Alfiana Putri |
