October 16, 2026

SMK Berbasis Pesantren di Probolinggo Cetak Ahli Digital Sekaligus Hafidz Al-Qur’an

0



Saifullah
– 02 June 2026 | 19:06 – Dibaca 21 kali

Pendidikan
SMK Berbasis Pesantren di Probolinggo Cetak Ahli Digital Sekaligus Hafidz Al-Qur’an

Suasana pembelajaran digital untuk siswa SMK di Probolinggo. (Saifullah/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, PROBOLINGGO – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kebutuhan akan pendidikan yang mampu menyeimbangkan kecakapan teknologi dan nilai-nilai keagamaan semakin mendapat perhatian

Menjawab tantangan tersebut, SMK Raudlatul Mutaalimien Kota Probolinggo menghadirkan konsep pendidikan yang memadukan keterampilan digital dengan pembinaan karakter Islami melalui program tahfidz Al-Qur’an.

Berlokasi di Jalan Mastrip, Kelurahan Wonoasih, sekolah yang berdiri sejak tahun 2011 ini terus mengembangkan model pendidikan berbasis pesantren yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Para siswa tidak hanya dibekali kemampuan di bidang teknologi dan industri kreatif melalui Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), tetapi juga diarahkan untuk membangun kedisiplinan, akhlak mulia, serta kemampuan menghafal Al-Qur’an.

Konsep pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai keislaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

 Di tengah kekhawatiran sebagian orang tua terhadap dampak negatif perkembangan teknologi, sekolah ini menawarkan pendekatan yang lebih seimbang dan terarah.

Kepala Jurusan SMK Raudlatul Mutaalimien, Nikmatul Maulidia, S.T., menjelaskan bahwa sekolah berkomitmen mencetak generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki fondasi spiritual yang kuat.

“Kami ingin siswa di sini tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga memiliki pondasi agama yang kuat. Dengan begitu, mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, perpaduan antara kompetensi digital dan pendidikan karakter menjadi modal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan sosial yang terus berkembang.

“Lulusan kami diharapkan mampu bersaing di dunia industri kreatif, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah dan keputusan yang mereka ambil,” tambahnya.

Melalui pendekatan pendidikan yang menyeimbangkan kebutuhan dunia dan akhirat, SMK Raudlatul Mutaalimien menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan tidak harus mengesampingkan nilai-nilai religius.

 Justru, keduanya dapat berjalan beriringan untuk membentuk generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Di sekolah ini, menjadi ahli desain digital sekaligus hafidz Al-Qur’an bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan sebuah target yang terus diwujudkan melalui sistem pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Saifullah
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *