October 16, 2026

Jalan Mulus Hasil TMMD Sengkuyung, Warga Kesongo Senang

0


Features
Jalan Mulus Hasil TMMD Sengkuyung, Warga Kesongo Senang

Sejumlah anak-anak Desa Kesongo, Bojonegoro saat mengendarai sepeda hendak sekolah melewati jalan cor beton hasil TMMD Sengkuyung. (Foto: Aji/Suara Indonesia)

BERITA PLUS, BOJONEGORO – Bagi anak-anak di ujung Bojonegoro, sebuah jalan baru bukan sekadar hamparan semen yang mengeras. Ia adalah sebuah gerbang menuju masa depan bebas trauma.

Fajar (11) mengencangkan pegangannya pada setang sepeda. Di sampingnya, tiga temannya bersiap mengambil ancang-ancang. Begitu kaki-kaki kecil mereka mengayuh pedal, tawa riang langsung pecah, mengudara bersama angin sore di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Hari itu, Kamis (30/7/2026), seragam olahraga hijau-kuning yang mereka kenakan tampak mencolok di atas jalur cor beton sepanjang 550 meter yang masih bersih.

“Dulu kalau lewat sini jalannya susah sekali, Mas. Apalagi kalau musim hujan, licin dan sering terpeleset. Sekarang jalannya sudah bagus, mulus. Naik sepeda ke sekolah jadi lebih cepat dan tidak takut jatuh lagi,” ungkap Fajar, wajah polosnya memancarkan senyum lebar tanpa beban.

Sebelum Satgas TMMD ke-129 Kodim Bojonegoro datang membawa perubahan, jalur Kedungpandan adalah momok harian. Akses utama yang beralaskan paving rusak, berbatu, dan terjal.

Saat kemarau, debu tebal menyesakkan dada; saat hujan, lumpur siap menghisap roda sepeda hingga mogok. Namun, cerita tentang kebahagiaan di Desa Kesongo tidak berhenti di kayuhan sepeda Fajar.

Bergerak ke sudut lain di Desa Kesongo, deru mesin pencampur semen dan dentingan besi saling bersahutan di Dusun Mundu.

Di bawah terik matahari, denyut nadi pembangunan TMMD justru semakin kencang. Jika anak-anak di Kedungpandan sudah merayakan kemerdekaan dari jalan rusak, warga Dusun Mundu kini sedang bersama-sama menjemputnya.

Hingga awal pekan ini, ruas jalan sepanjang 490 meter dengan lebar 3 meter di Dusun Mundu terus dikebut secara bertahap. Progresnya menggembirakan.

Istimewanya, demi memastikan jalan ini bertahan melintasi generasi, Satgas TMMD memperkuat struktur betonnya menggunakan rajutan besi strous.

Bagi Poernomo (55), warga RT 020 RW 008 Dusun Mundu, melihat jalinan besi dan curahan semen di depan rumahnya adalah jawaban atas doa yang ia rapalkan selama bertahun-tahun.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Walaupun pekerjaan masih berlangsung dan sebagian masih pemasangan besi strous, kami yakin jalan ini nantinya akan sangat kuat. Sekarang Dusun Mundu jalannya semakin bagus,” ujar Poernomo dengan mata yang berbinar.

Bagi masyarakat agraris seperti Dusun Mundu dan Kedungpandan, jalan yang layak adalah separuh dari nyawa perekonomian mereka. Akses jalan yang kokoh otomatis memangkas ongkos angkut hasil panen, mempercepat detak ambulan saat ada warga yang sakit, serta melipat jarak antar-desa yang dulunya terasa sangat jauh akibat hancurnya infrastruktur.

Kepala Dusun Mundu, Hariyono, tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat menyaksikan warganya bahu-bahu membahu bersama para prajurit berseragam loreng.

“Alhamdulillah, jalan Dusun Mundu sekarang diperbaiki. Kami mewakili warga mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun Desa Kesongo, khususnya dusun kami,” tuturnya haru.

Dampak dari program TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo ini pada akhirnya melampaui angka-angka statistik proyek fisik. Pembangunan ini bukan sekadar tentang berapa meter kubik semen yang dituang, atau berapa kilogram besi yang ditanam.

Ini adalah tentang kemanunggalan. Ketika peluh para prajurit TNI bersenyawa dengan semangat gotong royong warga, mereka sedang mengukir sejarah baru.

Kini, riuh tawa Fajar yang mengayuh sepeda di Kedungpandan, serta optimisme Poernomo yang menatap deretan besi strous di Mundu, menjadi bukti sahih: di atas beton-beton kokoh Desa Kesongo inilah, masa depan dan kesejahteraan masyarakat kini dikayuh semakin mantap menuju cita-cita yang lebih tinggi. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Aji Susanto
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *