October 16, 2026

Demo PSHT di Markas M1R Kondusif, Polisi Janji Segera Tangkap Pelaku

0


News
Demo PSHT di Markas M1R Kondusif, Polisi Janji Segera Tangkap Pelaku

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan turun langsung menemui peserta aksi massa PSHT di lokasi jl Teuku Umar Surabaya. (Foto: Yulian/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS, SURABAYA – Aksi unjuk rasa yang digelar massa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di depan Markas M1R, Jalan Teuku Umar, Surabaya, berlangsung kondusif di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian, Jumat (31/7/2026). 

Massa menyampaikan aspirasi dengan menuntut kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam insiden yang memicu aksi tersebut.

Untuk meredam situasi sekaligus memberikan kepastian kepada massa, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan turun langsung menemui peserta aksi.

Di hadapan massa, ia meminta seluruh peserta tetap tenang serta mempercayakan proses penegakan hukum kepada kepolisian.

Dengan nada tegas namun persuasif, Luthfie menyampaikan bahwa penyelidikan terus berjalan dan polisi tidak akan menghentikan proses pengungkapan kasus.

“Percaya dong! Percayakan penanganan hukum kepada kami. Semua sedang kami proses, setuju,…setuju….” seru Luthfie, yang disambut respons massa menjawab lontaran pekik Kapolrestabes.. Setuju.

Kapolrestabes menjelaskan, tim penyidik telah mengumpulkan sejumlah alat bukti dan mengantongi petunjuk yang mengarah kepada pihak-pihak yang diduga terlibat.

Polisi juga telah memperoleh dokumentasi berupa foto yang kini menjadi bagian dari proses penyelidikan.

“Satu orang sudah kami kantongi identitasnya melalui foto. Saat ini masih kami kembangkan. Saya juga meminta bantuan rekan-rekan media maupun masyarakat. Apabila memiliki informasi mengenai pelaku atau keberadaannya, segera sampaikan kepada kami,” ujarnya.

KBP Luthfie menambahkan, partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat pengungkapan perkara.

“Setiap informasi yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh penyidik sesuai prosedur hukum,” jelasnya.

Ia memastikan kepolisian tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana. Karena itu, masyarakat diminta segera melapor apabila mengetahui identitas ataupun keberadaan pelaku.

“Kalau ada informasi, segera laporkan kepada kami. Begitu identitas dan keberadaannya diketahui, langsung kami lakukan penangkapan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain menegaskan komitmen penegakan hukum, Kapolrestabes juga mengimbau seluruh massa PSHT agar tidak mudah terpancing provokasi maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia meminta seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.

Menurutnya, setiap tahapan penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Karena itu, ia meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada penyidik untuk menuntaskan perkara tersebut.

“Kami memahami situasi yang dirasakan teman teman PSHT yang disampaikan. Namun, percayakan prosesnya kepada kami. Semua sedang berjalan dan akan kami tuntaskan. Mari bersama-sama menjaga Surabaya tetap aman, tertib, dan kondusif,” kata Luthfie.

Setelah menerima penjelasan Kapolrestabes, suasana aksi berangsur kondusif. Massa tetap menyampaikan solidaritas persaudaraan organisasi pencak silat PSHT secara tertib.

Sementara aparat kepolisian terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

KBP Lutfi berjanji kepada seluruh massa PSHT dikawal ribuan petugas gabungan TNI-POLRI menyatakan Polrestabes Surabaya memastikan penyelidikan masih terus berlangsung.

Di sela dialog dengan massa, Luthfie juga menyampaikan pendekatan persuasif untuk mencairkan suasana. Ia mengatakan akan menyiapkan 500 tiket pertandingan Persebaya bagi peserta sebagai bentuk apresiasi sekaligus mengajak seluruh massa menjaga ketertiban.

“Nanti saya siapkan 500 tiket pertandingan Persebaya sebagai bentuk apresiasi, tetapi sekarang mari kita sama-sama menjaga kondusivitas,” lontarnya kepada massa PSHT.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa komitmen utama kepolisian tetap menuntaskan proses hukum terhadap para pelaku yang sedang diburu.

Selainitu, ia juga menyampaikan saat ini Polisi juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk segera melapor melalui saluran resmi kepolisian. 

“Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya mempercepat pengungkapan kasus dan memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Jefri Hadi
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *