Akselerasi TMMD di Kesongo Bojonegoro Dipuji Tim Wasev, Optimis Dongkrak Ekonomi Warga
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI saat meninjau hasil TMMD di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Aji/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro menunjukkan progres yang luar biasa.
Ketepatan waktu dan kualitas pengerjaan infrastruktur di desa tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI saat meninjau lokasi.
Ketua Tim Wasev TMMD, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, meninjau langsung seluruh titik sasaran fisik dan non-fisik. Didampingi Dansatgas TMMD ke-129 sekaligus Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, jenderal bintang satu dari Ster TNI ini menyatakan optimisme tingginya terhadap kesuksesan program ini.
“Perkembangan pekerjaan cukup bagus dan progresnya sangat signifikan. Kami yakin seluruh sasaran TMMD akan selesai tepat waktu,” ujar Brigjen TNI M. Herry di sela-sela peninjauannya, Sabtu (1/8/2026).
Ia menekankan bahwa proyek infrastruktur jalan yang sedang dikebut bukan sekadar pembangunan fasilitas umum. Jalan baru tersebut diproyeksikan menjadi urat nadi perekonomian yang akan memperlancar mobilitas hasil bumi.
Selain itu, memangkas biaya logistik, dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kesongo secara berkelanjutan.
Di lokasi yang sama, Camat Kedungadem, Sahlan, menyambut hangat evaluasi dari Tim Wasev. Menurutnya, kehadiran tim pengawas pusat ini menjadi suntikan motivasi tambahan bagi seluruh personel di lapangan serta masyarakat yang bergotong-royong.
“Evaluasi ini dinilai penting sebagai kendali mutu (quality control) agar proyek selesai cepat tanpa mengurangi kualitas bangunan,” tuturnya.
Rasa syukur mendalam juga diungkapkan oleh Kepala Desa Kesongo, Kusnadi. Ia mengakui dampak TMMD sangat masif bagi desanya.
Selain merombak wajah infrastruktur desa menjadi lebih maju, program non-fisik TMMD juga berhasil melatih keterampilan SDM warga setempat.
“Melalui berbagai penyuluhan dan pelatihan, masyarakat kini lebih mandiri, produktif, dan siap membangun desanya secara swadaya ke depan,” ucap Kusnadi. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Aji Susanto |
| Editor | : Alfiana Putri |
