October 16, 2026

Matra Lamongan Dikukuhkan, Diharapkan Jadi Mitra Pemkab Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya 

0



Irqam
– 01 August 2026 | 18:08 – Dibaca 0 kali

News
Matra Lamongan Dikukuhkan, Diharapkan Jadi Mitra Pemkab Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya 

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri pengukuhan DPD Matra Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra. (Foto: Diskominfo Lamongan)

BERITA PLUS, LAMONGAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Kabupaten Lamongan masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Matra Jawa Timur, Kanjeng Pangeran Panji (K.P.) Srie Soeputro Jowo Uja Ciptonagoro di Pendopo Lokatantra, Sabtu (1/8/2026).

Hadir dan menyaksikan pengukuhan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan, Matra menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dalam memperkuat karakter sumber daya manusia (SDM) melalui pelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai luhur warisan leluhur. 

“Selamat dan sukses kepada pengurus DPD Matra Kabupaten Lamongan. Ada satu hal yang perlu kita renungkan, pembangunan kabupaten dan kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana daerah mampu menguatkan karakter masyarakatnya,” kata Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes.

Pak Yes mengatakan, saat ini Pemkab Lamongan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang utuh, baik pembangunan fisik maupun pembangunan karakter. 

Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan peradaban dunia yang berlangsung cepat, termasuk perkembangan teknologi dan media sosial yang turut memberikan pengaruh pada karakter generasi muda.

“Lamongan tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter. Kita memang harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi, tetapi akar budaya akan terus menjadi karakter bagi bangsa kita,” ujar Pak Yes.

Menurut Pak Yes, salah satu implementasi penguatan karakter Lamongan diwujudkan melalui tagline Megilan yang bermakna luar biasa atau istimewa menjadi identitas yang dapat merepresentasikan karakter, potensi, serta budaya masyarakat Lamongan. 

Tagline ini juga merupakan kepanjangan dari Mandiri, Elegan, Energik, Inovatif, Loyalitas, Adaptif dan Nyaman.

Ia berharap Matra dapat mengambil peran lebih besar sebagai penjaga budaya dan peradaban bangsa, khususnya di Kabupaten Lamongan. Pasalnya, warisan budaya tidak hanya berupa tarian, lukisan, maupun benda peninggalan, tetapi juga mencakup nilai-nilai kehidupan yang diwariskan para leluhur. 

Di antaranya sikap menghormati orang tua, kepedulian terhadap sesama, gotong royong, serta tata krama dalam kehidupan bermasyarakat. 

Pak Yes juga mendorong Matra untuk turut mengenalkan kembali ajaran dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para tokoh dan leluhur Lamongan, salah satunya ajaran Sunan Drajat yang menekankan kepedulian sosial. 

Sementara itu, Ketua DPD Matra Kabupaten Lamongan, Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Sumbodo Kusumo Citraningrat Heruwidi menyampaikan, komitmen jajaran pengurus untuk menjalankan amanah organisasi sekaligus membangun kolaborasi bersama Pemkab Lamongan.

“Kolaborasi ini harus diarahkan untuk mengembangkan dan melestarikan adat, budaya, dan seni di Kabupaten Lamongan, sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat secara lebih luas,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Irqam
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *