Kopi Maneh Berpadu Manual Brew V60 dan AI Corner, Sajikan Pengalaman Ngopi Berbeda
Jefri Hadi
– 01 August 2026 | 22:08 – Dibaca 3 kali
Suasana lifestyle cafe Kopi Maneh Manual BrewV60 berpadu AI Corner Terobos Konsep HUB cafe perkotaan. (Foto: Yulian/suaraindonesia.co.id)
BERITA PLUS, SURABAYA – Menikmati secangkir kopi kini tak lagi sekadar soal rasa. Sejalan berkembangnya budaya ngopi di perkotaan, lifestyle cafe “Kopi Maneh”, menghadirkan pengalaman baru melalui pengenalan sajian manual brew V60 berbahan biji kopi pilihan yang dipadukan dengan fasilitas AI Corner.
Pengelola cafe “Kopi Maneh”, Franky Rustandi, mengatakan metode manual brew dipilih karena mampu mempertahankan karakter asli biji kopi.
Proses penyeduhan dilakukan secara perlahan dengan pengaturan suhu air, tingkat gilingan kopi, hingga teknik penuangan yang presisi sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih bersih dan seimbang.
“Manual brew V60 memberikan pengalaman menikmati kopi yang berbeda. Penikmat kopi dapat merasakan karakter asli dari setiap biji kopi yang kami gunakan,” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).
Cita rasa khas jenis kopi yang dipadusajikan seperti Arabica Wine dan Arabica Honey menjadi dua varian unggulan yang di rekomendasikan.
Konsep tersebut menawarkan ruang bagi penikmat kopi untuk menikmati racikan premium sekaligus memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam satu tempat.
Berbeda dari coffee shop pada umumnya, Kopi Maneh menempatkan kualitas racikan kopi sebagai identitas utama.
Salah satu menu andalannya adalah manual brew V60 menggunakan biji kopi premium, seperti Arabica Wine dan Arabica Honey, yang diracik untuk menghadirkan karakter rasa, aroma, dan aftertaste yang lebih kompleks bagi penikmat kopi.
Menurutnya, kedua varian tersebut merupakan hasil seleksi biji kopi berkualitas yang diproses untuk menghasilkan profil rasa yang khas.
Diantarahya, Arabica Wine menghadirkan karakter fruity dengan aroma menyerupai fermentasi buah, sedangkan Arabica Honey menawarkan sensasi manis alami dengan tingkat keasaman yang lebih lembut.
Selain menyajikan kopi premium, sebutnya “Kopi Maneh juga menghadirkan berbagai menu signature hasil kreasi barista internal. Menu tersebut dikembangkan secara eksklusif sehingga tidak ditemukan di coffee shop lain.
Kehadiran menu signature menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang lebih personal bagi setiap pengunjung.
Franky menuturkan, konsep yang diusung cafe “Kopi Maneh” tidak hanya berorientasi pada kualitas minuman, tetapi juga menciptakan ruang yang dapat dinikmati seluruh kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, pebisnis, hingga keluarga.
“Kami ingin menghadirkan tempat yang nyaman untuk semua orang. Jadi bukan hanya datang untuk minum kopi, tetapi juga bisa berdiskusi, bekerja, belajar, atau sekadar menikmati suasana,” katanya.
Sebagai pelengkap konsep tersebut, Kopi Maneh menghadirkan AI Corner, fasilitas yang memungkinkan pengunjung mengakses berbagai layanan AI premium selama berada di area kafe.
Tim Manajemen Bidang Teknologi Kopi Maneh, Novan, menjelaskan bahwa konsep tersebut lahir dari kebutuhan masyarakat yang semakin akrab dengan teknologi digital, khususnya mahasiswa, pekerja kreatif, programmer, maupun profesional yang memanfaatkan AI dalam aktivitas sehari-hari.
“Setelah melakukan pemesanan, pengunjung akan memperoleh kode QR untuk registrasi. Selanjutnya mereka dapat menggunakan berbagai model AI premium melalui satu platform selama berada di kafe,” kata Novan.
Menurut dia, layanan tersebut dirancang agar pengunjung tidak perlu berpindah-pindah aplikasi atau berlangganan beberapa platform AI.
Melalui satu sistem, berbagai model AI dapat dimanfaatkan untuk membantu menyusun laporan, mengerjakan tugas kuliah, melakukan riset, brainstorming, hingga mendukung pekerjaan berbasis coding.
Dari sisi infrastruktur, kata Novan, cafe Kopi Maneh telah menyiapkan jaringan internet berkapasitas tinggi yang mampu melayani sekitar 30 pengguna secara bersamaan melalui laptop maupun telepon pintar.
Evaluasi terhadap layanan itu juga akan terus dilakukan berdasarkan pengalaman para pengunjung.
Selain menawarkan konsep yang berbeda, Kopi Maneh tetap mempertahankan harga menu yang terjangkau.
Franky menilai kualitas kopi premium tidak selalu identik dengan harga mahal sehingga seluruh kalangan tetap dapat menikmati pengalaman yang ditawarkan.
“Kami ingin menghadirkan kualitas terbaik dengan harga yang tetap bersahabat. Harapannya, siapa pun bisa datang dan menikmati kopi berkualitas tanpa harus khawatir soal biaya,” ujarnya.
Franky juga mengungkapkan untuk melengkapi pengalaman bersantai, Kopi Maneh juga menyediakan beragam pilihan makanan pendamping, mulai dari croissant, roti, kentang goreng, pisang goreng, ubi goreng keju, hingga berbagai camilan dan hidangan utama.
Selama Agustus, sebutnya setiap Sabtu malam pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan live music.
Berlokasi di Jalan Kayoon Nomor 11B, Surabaya, Kopi Maneh berada dalam satu kompleks yang terintegrasi dengan restoran di lantai pertama dan hotel kapsul di lantai tiga hingga lima.
Setelah operasional cabang perdana berjalan optimal, manajemen berencana mengembangkan konsep serupa di cabang berikutnya di kawasan Darmo.
Melalui perpaduan sajian manual brew V60, tuturnya menu signature berbahan biji kopi pilihan, serta fasilitas AI Corner, Kopi Maneh menghadirkan alternatif gaya menikmati kopi yang memadukan kualitas racikan artisan dengan kebutuhan gaya hidup digital masyarakat perkotaan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Jefri Hadi |
| Editor | : Alfiana Putri |
