Hangatkan Dingin Dieng, Lontong Tetel hingga Purwaceng Hadir di DCF 2026
Prosesi cukur rambut gimbal di kawasan Objek Wisata Candi Arjuna, Dieng.(Foto: Dok Iwan Setiawan/ Suara Indonesia)
BERITA PLUS, BANJARNEGARA – Dieng Culture Festival 2026 tak hanya menawarkan pertunjukan budaya dan musik. Festival yang digelar 28–30 Agustus 2026 ini juga menjadi ruang bagi wisatawan untuk menikmati beragam kuliner khas yang tumbuh dan berkembang di kawasan Dieng.
Mengusung tema besar “Spirit of Harmony”, DCF 2026 menghadirkan perpaduan harmonis antara budaya, musik, alam, dan kuliner lokal. Semangat tersebut turut tercermin dari hadirnya berbagai sajian khas yang menjadi bagian dari pengalaman wisata di Negeri di Atas Awan.
Salah satu kuliner yang hadir dalam gelaran DCF 2026 adalah Lontong Tetel yang menjadi Official Culinary Partner. Hidangan dengan cita rasa gurih dan kaya rempah ini dapat menjadi pilihan wisatawan untuk menghangatkan tubuh di tengah dinginnya udara pegunungan Dieng.
Tak hanya Lontong Tetel, beragam makanan dan minuman khas lainnya juga siap melengkapi pengalaman wisatawan. Mulai dari tempe kemul, kentang khas Dieng, kopi Dieng, hingga purwaceng yang selama ini dikenal sebagai salah satu produk khas kawasan pegunungan tersebut.
Kehadiran kuliner lokal dalam festival bukan sekadar menjadi sajian bagi wisatawan. Lebih dari itu, kuliner menjadi bagian dari semangat Spirit of Harmony, yakni mempertemukan kekayaan budaya dan potensi lokal dengan wisatawan yang datang dari berbagai daerah.
Dieng Culture Festival juga menjadi ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan selama festival berlangsung.
Perpaduan kuliner dengan kekayaan alam dan budaya membuat pengalaman berwisata di Dieng menjadi semakin lengkap. Wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan prosesi budaya dan menikmati pertunjukan musik, tetapi juga dapat mencicipi cita rasa khas yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Melalui semangat “Spirit of Harmony”, DCF 2026 kembali membawa pesan bahwa budaya, alam, musik, dan kuliner dapat berjalan berdampingan untuk memperkuat daya tarik Dieng sebagai destinasi wisata.
Pada 28–30 Agustus 2026, Dieng kembali bersiap menyambut wisatawan dengan beragam pengalaman, dari panggung musik di atas awan, kekayaan tradisi, keindahan alam, hingga kuliner khas yang menghangatkan suasana pegunungan. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Iwan Setiawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
