Persaingan Mobil Listrik Menguat, BYD Klaim Kuasai 36 Persen Pasar Jatim
BYD dalam pameran GIIAS di Surabaya. (Foto: Dona/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, SURABAYA – Persaingan kendaraan listrik di Jawa Timur semakin ketat seiring bertambahnya pilihan kendaraan energi baru di pasar. PT BYD Motor Indonesia menyebut telah menguasai sekitar 36 persen pangsa pasar kendaraan listrik di Jawa Timur sepanjang 2026.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya penetrasi kendaraan listrik di wilayah Jawa Timur. Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2024, BYD mencatat lebih dari 5.000 unit kendaraannya telah diserap konsumen di Jawa Timur.
Data perusahaan juga menunjukkan penjualan BYD dan DENZA secara nasional sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai 32.800 unit. Angka tersebut disebut setara dengan lebih dari 35 persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional.
President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan Jawa Timur menjadi salah satu pasar penting dalam perkembangan kendaraan energi baru.
Menurut dia, karakter kebutuhan konsumen di wilayah tersebut mendorong produsen menghadirkan kendaraan dengan pilihan teknologi listrik murni maupun hybrid.
“Jawa Timur merupakan wilayah krusial bagi BYD. Lewat pengembangan teknologi EV dan DM, kami menghadirkan pilihan kendaraan energi baru yang mampu menjawab kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh keluarga,” kata Eagle Zhao saat pembukaan GIIAS Surabaya 2026 di Surabaya, Rabu (26/8/2026).
Di tengah persaingan tersebut, BYD memperkenalkan pembaruan pada M6 EV varian Standard yang kini diproduksi secara lokal di Indonesia.
Model tersebut dibekali baterai berkapasitas 58 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 450 kilometer. Sementara motor listriknya memiliki daya 150 kW dan torsi 310 Nm, dengan akselerasi 0-100 kilometer per jam dalam 7,9 detik.
Selain kendaraan listrik murni, teknologi plug-in hybrid melalui M6 DM juga menjadi bagian dari perkembangan pasar kendaraan energi baru.
BYD menyebut model tersebut telah mencatat penjualan lebih dari 3.200 unit sejak diluncurkan hingga Juli 2026. M6 EV Standard ditawarkan dengan harga Rp403 juta OTR Surabaya.
Perkembangan pasar kendaraan energi baru tersebut juga menjadi perhatian pemerintah dan industri otomotif. Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza bersama Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika meninjau area BYD dalam GIIAS Surabaya 2026.
Kunjungan tersebut antara lain membahas penguatan produksi lokal BYD di Indonesia. GIIAS Surabaya 2026 berlangsung pada 26-30 Agustus 2026 di Grand City Convex Surabaya dengan menampilkan sejumlah kendaraan listrik dan hybrid dari berbagai produsen. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Dona Pramudya |
| Editor | : Alfiana Putri |
