Peduli Janda Tak Mampu di Tetehosi II Idanoi, PLN UP3 Nias Beri Meteran Gratis – BERITA PLUS
Senyum keluarga Ina Yani Batee bersama pegawai PLN setelah harapan memiliki meteran sendiri terwujud. (Foto: Arro Zebua/Suaraindonesia.co.id)
BERITA PLUS, GUNUNGSITOLI – Bagi sebagian orang, memiliki meteran listrik sendiri mungkin merupakan hal biasa. Namun bagi Nudina Gea alias Ina Yani Batee, seorang janda yang hidup bersama empat anaknya di Desa Tetehosi II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, hal itu pernah menjadi harapan yang sulit diwujudkan.
Keterbatasan ekonomi membuat Ina Yani Batee dan keempat anaknya belum mampu memiliki meteran listrik sendiri untuk mendapatkan sambungan listrik PLN di rumah mereka.
Keluarga tersebut sehari-hari bertahan hidup sebagai petani dengan menyadap karet. Kehidupan yang serba sederhana itu pun kemudian mendapat perhatian dari PT PLN (Persero) UP3 Nias berupa bantuan meteran listrik gratis.
Manajer PT PLN (Persero) UP3 Nias Leonard Tulus M. Panjaitan memutuskan membantu keluarga Ina Yani Batee tersebut melalui jalur mandiri setelah mengetahui kondisi mereka.
Melalui iuran para pegawai, PLN UP3 Nias memilih membantu secara sukarela agar keluarga Ina Yani Batee dapat memiliki meteran listrik sendiri.
“Setelah kami berdiskusi, program bantuan gratis dari publikasi memang sudah berakhir. Namun, karena kami merasa terpanggil melihat kondisi keluarga tersebut, kami memutuskan untuk membantu melalui jalur mandiri,” ujar Leonard, Kamis (27/8/2026).
Pada tanggal 19 Agustus 2026, atau dua hari setelah peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, tim survei PLN mendatangi kediaman Ina Yani Batee di Desa Tetehosi II.
Petugas melakukan pengecekan kondisi nyata di lapangan untuk memastikan informasi mengenai keluarga yang membutuhkan bantuan tersebut.
Dua hari berselang, tepatnya 21 Agustus 2026, meteran listrik diberikan sekaligus dipasang secara gratis di rumah Ina Yani Batee. Sejumlah pegawai PLN UP3 Nias juga hadir dalam pemasangan meteran tersebut.
Leonard mengungkapkan, meteran yang diberikan kepada keluarga Ina Yani Batee bukan berasal dari program bantuan kementerian yang telah berakhir.
Meteran tersebut dibeli melalui iuran kepada pegawai PLN. “Meteran yang kami berikan ini diinisiasikan dari iuran pegawai PLN untuk pembelian meteran. Kami memberikan bantuan ini dengan tulus dan sukarela,” kata Leonard.
Bantuan tersebut diharapkan bukan hanya membuat keluarga penerima dapat menikmati sambungan listrik sendiri, namun juga membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi mereka.
“Kami berharap keluarga penerima bantuan ini bisa bahagia dan sukses sebelumnya,” ujar Leonard.
Ina Yani Batee menyampaikan rasa terima kasih kepada Manajer PLN UP3 Nias beserta seluruh pegawai yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi keluarganya.
“Atas bantuan ini, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Manajer PLN UP3 Nias dan seluruh jajaran pegawai PLN. Kami mendoakan semoga kebaikan ini dibalas dengan rezeki dan kebaikan yang terbaik-baiknya,” ungkapnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Arozatulo Zebua |
| Editor | : Alfiana Putri |
