Pasca-Kongres VII, BM PAN Perkuat Barisan dan Konsolidasi hingga Daerah
Meet and Greet Pengurus BM PAN periode 2026–2031 yang digelar di Home Base BM PAN. (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, JAKARTA – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) mulai memperkuat konsolidasi organisasi setelah Kongres VII. Kepengurusan periode 2026–2031 didorong segera membangun komunikasi dan menyatukan langkah, termasuk memperkuat jaringan hingga tingkat daerah.
Langkah tersebut salah satunya diwujudkan melalui Meet and Greet Pengurus BM PAN periode 2026–2031 yang digelar di Home Base BM PAN, Jakarta, Selasa (15/09/2026) kemarin.
Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarjajaran pengurus sekaligus membangun kesamaan visi dalam menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Semangat kebersamaan tersebut juga diarahkan untuk menerjemahkan tagline “Bergerak Menang” ke dalam kerja organisasi.
Ketua Umum BM PAN periode 2026–2031 H. Slamet Ariyadi mengatakan, kepengurusan baru harus mampu bergerak secara kolektif. Ia menilai komunikasi dan kesamaan langkah menjadi modal penting agar agenda organisasi dapat dijalankan secara efektif.
“Meet and greet ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Ini adalah momentum untuk menyatukan semangat, menyamakan langkah, dan memastikan seluruh pengurus bergerak dalam satu barisan untuk membesarkan BM PAN dan PAN,” ujar Slamet.
Menurut Slamet, BM PAN juga perlu menyesuaikan diri dengan dinamika sosial yang terus berkembang. Organisasi kepemudaan, kata dia, harus mampu merespons persoalan yang muncul di masyarakat dan mendorong kader muda mengambil bagian dalam pembangunan.
Karena itu, konsolidasi tidak hanya diarahkan pada penguatan struktur internal. Jajaran pengurus juga didorong membangun jaringan dan memastikan keberadaan BM PAN dapat dirasakan hingga daerah.
Slamet menekankan pentingnya koordinasi antara seluruh tingkatan kepengurusan agar program organisasi tidak berjalan sendiri-sendiri.
Meet and greet tersebut, kata dia sekaligus menjadi pijakan awal bagi pengurus baru dalam menjalankan berbagai agenda organisasi setelah Kongres VII BM PAN.
Lebih lanjut, para pengurus diharapkan tidak berhenti pada konsolidasi di tingkat pusat, tetapi segera memperluas komunikasi dan memperkuat koordinasi dengan jajaran di daerah.
“Tidak ada kerja besar yang bisa dilakukan sendirian. Kita harus bergerak bersama, satu komando, satu barisan, dan satu tujuan. BM PAN harus semakin perkasa dan mampu memberikan kontribusi nyata,” tutupnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Wildan Mukhlishah Sy |
| Editor | : Alfiana Putri |
