Sonsong Pemilu 2029, Partai Hanura Panaskan Mesin Partai di Sumbar
Kegiatan Konsilidasi Partai Hanura di Padang. (Foto: Anggun/Suara Indonesia)
BERITA PLUS, PADANG – Partai Hanura mulai memasang ancang-ancang Pemilu 2029. Meski pesta politik masih beberapa tahun ke depan, pemanasan sudah dimulai, terutama di daerah seperti di Kota Padang.
Pemanasan itu terlihat dari Konsilidasi Tim Task Force Partai Hanura bersama seluruh jajaran pengurus DPC se-19 Kabupaten/Kota serta DPD Hanura Sumatera Barat (Sumbar) di Hotel Mercure Kota Padang pada Rabu Malam (29/09/2026).
Hadir lansung dalam kegiatan Konsilidasi tersebut Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella.
Dalam arahannya, Rio membakar semangat para kader. Ia menegaskan kekuatan partai berakar dari bawah mulai dari tingkat cabang hingga ranting di kecamatan. Untuk meraih target, kebersamaan dan kekompakan adalah kunci utama.
“Kita harus semangat. Kita ini singa-singa kecil yang berkumpul untuk menjadi singa-singa besar pada Pemilu 2029,” tegas Rio di hadapan para pengurus.
Konsolidasi ini menjadi tanda awal penguatan barisan Hanura, memastikan setiap tingkatan organisasi siap bergerak bersama demi meraih hasil terbaik di kancah pemilu mendatang.
Rio meminta seluruh kader mempersiapkan diri dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia mengatakan persiapan yang dilakukan sejak dini bertujuan untuk mengantisipasi perubahan sistem Pemilu dan Pilkada.
Rio juga menjelaskan bahwa putusan MK memisahkan waktu pelaksanaan. Pileg DPR RI berbarengan dengan Pilpres, sedangkan Pileg DPRD digelar bersamaan dengan Pilkada selisih waktu dua tahun hingga paling lama dua setengah tahun kemudian.
“Kita lihat sistemnya di 2031 nanti. Undang-Undang Pilkada pasti berubah, UU Pemilu juga berubah,” ujar Rio usai konsolidasi partai.
Meski aturan teknis masih dalam proses, Hanura telah menetapkan arah kebijakan kader yang berpotensi maju Pilkada akan diprioritaskan.
“Kemenangan tidak bisa dibangun dalam satu malam. Harus bangun mulai hari ini, agar matang betul saat maju 2031,” tegasnya.
Untuk pemilihan legislatif, survei internal direncanakan pertengahan 2027 guna mengukur elektabilitas dan tingkat kenalan masyarakat terhadap partai. Hasilnya dipetakan per daerah pemilihan (dapil) untuk menentukan lokasi dengan peluang meraih kursi termasuk di Sumatera Barat.
“Tidak mungkin kita menebak-nebak. Sumbar juga akan disurvei,” kata Rio.
Pembenahan organisasi juga dilakukan, terutama di daerah yang sebelumnya belum memperoleh kursi, agar semakin menarik minat kader dan calon baru.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sumbar Edi Naswany menyatakan struktur partai hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau kecamatan telah terbentuk seluruhnya. Ini menjadi modal nyata membangun optimisme meraih target suara.
“Suara yang mengantar ke DPRD berawal dari kecamatan. Dengan struktur lengkap, kita punya dasar kuat untuk wujudkan semua target partai,” ujarnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Anggun Fitria |
| Editor | : Alfiana Putri |
