Tim Patroli Gabungan Perbatasan RI- RDTL Pos Napan Gagalkan Selundupan BBM 225 Liter
Kapten Arm Andi Efrizal Bersama Tim Gabungan saat Menemukan Barang Bukti BBM Selundupan ke Timor Leste. (Foto: Istimewa)
BERITA PLUS, KEFAMEMANU –Tim gabungan patroli pengamanan perbatasan yang terdiri dari Satgas Bais TNI, Satgas Pamtas RI‑RDTL Sektor Barat Yonarmed 15/Cailendra, dan Satgas SGI kembali berhasil mengamankan sebanyak 255 liter BBM hasil penyelundupan melalui jalur tidak resmi (ilegal) di wilayah Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Diketahui Patroli gabungan pada Jumat (9/10/2026) ini, dilakukan secara terkoordinasi mulai pukul 22.00 hingga pukul 02.45 WITA pada Jumat malam hingga dini hari.
Patroli gabungan tersebut dipimpin langsung Danpos Napan Kapten Arm Andi Efrizal bersama tim memulai penyisiran di sekitar Patok BSP Nomor 65, namun belum ditemukan indikasi barang ilegal di lokasi tersebut.
Patroli kemudian dilanjutkan ke sekitar Patok BSP Nomor 62, berjarak sekitar 107 meter dari patok batas negara.
Dijelaskan Kapten Arm Andi Efrizal bahwa, di lokasi tersebut, petugas menemukan tumpukan jerigen yang sengaja disamarkan dengan dedaunan di antara semak‑semak.
“Kami menemukan setumpuk jerigen berisi BBM yang sengaja disamarkan pelaku dengan ditutup dedaunan semak belukar” Ujarnya
Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan 15 jerigen berisi 210 liter Pertalite dan 45 liter minyak tanah, dengan total keseluruhan 255 liter BBM. Saat penyisiran lebih lanjut dilakukan, pelaku penyelundup tidak berhasil ditemukan di sekitar lokasi.
Berdasarkan perhitungan, selisih harga BBM antara wilayah Indonesia dan Timor‑Leste cukup besar. Jika barang tersebut berhasil diselundupkan ke seberang perbatasan, nilai potensi keuntungan yang didapat pelaku mencapai sekitar Rp 6,2 juta.
Modus penyembunyian dengan dedaunan menunjukkan pelaku telah mempersiapkan diri untuk menghindari pengawasan aparat.
Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Pos Napan dan menunggu keputusan lebih lanjut dari Dansatgas Sektor Barat Satgas Pamtas RI‑RDTL.
Perwakilan tim gabungan menyampaikan bahwa pihak‑pihak terkait akan terus meningkatkan koordinasi dan patroli rutin di titik‑titik rawan penyelundupan sepanjang garis perbatasan TTU.
“Kami akan memperketat pengawasan bersama‑sama di jalur‑jalur tidak resmi untuk mencegah perpindahan barang ilegal lintas batas, guna menjaga stabilitas harga dan keamanan wilayah perbatasan,” ujar Kapten Arm Andi Efrizal. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Rolandus Tahoni |
| Editor | : Alfiana Putri |
