October 16, 2026

Komisi B DPRD Surabaya Siap Tinjau Pembangunan Pasar Keputran Selatan

0


News
Komisi B DPRD Surabaya Siap Tinjau Pembangunan Pasar Keputran Selatan

Komisi B DPRD Kota Surabaya berencana meninjau aktivitas pembangunan Pasar Keputran Selatan yang diproyeksikan menjadi sentra pasar unggas.

BERITA PLUS, SURABAYA – Komisi B DPRD Kota Surabaya berencana meninjau aktivitas pembangunan Pasar Keputran Selatan yang diproyeksikan menjadi sentra pasar unggas.

Langkah Komisi B yang berencana melakukan tinjauan ini merespon kejadian para pedagang yang melakukan aksi demo beberapa waktu lalu.

“Waktu itu mereka kan disuruh keluar dulu, dibuatkan TPS. Tapi lelangnya tidak segera ada pemenang, sehingga mereka lama-lama di luar,” ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochammad Machmmud, Rabu (15/10/2026).

Machmud melihat secara sekilas pembangunan Pasar Keputran Selatan hampir rampung. Oleh karena itu, Komisi B akan mengundang Perseroda Pasar Surya untuk membahas perkembangan pembangunan sekaligus mengetahui apakah masih terdapat kendala.

“Sekarang ini kami lihat secara sekilas pasar itu sudah selesai dibangun. Jadi kami akan undang Perseroda Pasar Surya untuk mengajak bicara apakah ada kendala, sudah berapa persen, di situ nanti kita tahu progress-nya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, peninjauan tersebut juga diperlukan untuk memastikan kesiapan pasar sebelum pedagang kembali menempati lokasi tersebut.

“Sehingga apakah pedagang-pedagang sudah bisa masuk, bagaimana amdalnya, bagaimana lalu lintas sekitar di situ,” jelas dia.

Ia menyoroti kondisi area depan pasar yang masih tertutup pagar seng. Karena itu, pihaknya berencana melakukan peninjauan lebih lanjut setelah berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Tapi itu kan depannya masih di pagar seng ya, jadi kita akan lihat lagi, nanti kita undang, kita bisa masuk sana,” katanya.

Machmud juga menyinggung anggaran pembangunan Pasar Keputran Selatan yang mengalami perubahan dari Rp11 miliar menjadi Rp9 miliar. Sehingga, kata Machmud, perlu pengecekan untuk memastikan kesesuaian hasil pembangunan dengan anggaran yang digunakan.

“Kalau tidak salah proyek pembangunan Pasar Keputran Selatan anggarannya dari Rp11 menjadi Rp9 miliar. Kita lihat apakah cocok dengan anggarannya,” pungkasnya.

Machmud berharap pembangunan pasar segera tuntas sehingga para pedagang bisa kembali beraktivitas di lokasi tersebut. Terlebih, Surabaya akan memasuki musim hujan dan mendekati Ramadan, yang diharapkan menjadi momentum peningkatan pendapatan para pedagang. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Lukman Hadi
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *