Mobil Damkar Ngawi Alami Kerusakan Saat Api Kepung Dapur Rumah Milik Warga Loka
Petugas Damkar saat memadamkan api yang membakar dapur rumah milik warga. (Foto: Ari Hermawan/ suaraindonesia.co.id)
BERITA PLUS, NGAWI – Dapur rumah milik Budiarti yang berada di Perumahan Loka Wiyata Bhakti masuk Desa Jururejo RT 02 RW 10 hangus terbakar. Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan karena pipa aliran air mobil damkar rusak.
Kendati begitu, api bisa dipadamkan setelah satu jam lamanya tim dari petugas pemadam kebakaran dibantu anggota kepolisian Polsek Kota Ngawi dan warga setempat berjibaku memadamkan api yang membakar seisi dapur serta atap dapur.
Petugas damkar Ngawi, yang memimpin operasi pemadaman, Kukuh mengatakan, saat mengganti ukuran selang yang lebih besar justru mengalami kendala, pipa saluran tidak mampu menahan tekanan air, sehingga api lamban untuk dipadamkan.
“Apinya cukup besar karena api membakar kayu atap dapur. Pipa selang yang ukuran kecil tadinya mau diganti yang ukuran besar agar api lebih cepat dipadamkan, ternyata bagian pangkal pipa yang menempel di mobil damkar rusak. Terpaksa tetap menggunakan selang ukuran kecil,” kata Kukuh, Selasa (4/8/2026).
Meski mengalami kesulitan, kobaran api berhasil dipadamkan. Kukuh berharap, kendaraan mobil pemadam kebakaran dilakukan pembaharuan berikut kelengkapan alat yang memadai. Hal ini mengingat kejadian kebakaran di Ngawi sering terjadi.
Terpisah, pemilik rumah menceritakan, sekitar pukul 10.00 WIB ia sedang memasak, dua tungku kompor gas ia nyalakan semua.
Kemudian ia pergi ke depan rumah hendak berbelanja, namun naas berselang waktu menitan api sudah membumbung tinggi membakar area dapur.
“Saya lupa mematikan satu tungku api kompor gas, yang satu sudah saya matikan, itukan dua yang saya nyalakan. Kemudian saya tinggal belanja di depan rumah, tiba-tiba atap dapur terlihat asap berwarna hitam, saat saya masuk dapur bagian atap sudah banyak api,” ujar Budiarti.
“Saya panik, lalu saya teriak-teriak meminta tolong lalu warga berdatangan, saya telpon damkar Ngawi, alhamdulillah api bisa dipadamkan meski cukup lama,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Kota Ngawi, AKP Jaiz Bintoro, mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak teledor saat berkativitas yang berhubungan dengan api. Ia berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali.
“Saya meminta kepada masyarakat saat akan meninggalkan rumah berpergian, dicek dulu kompor gas, listrik, dan lain sebagainya. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, kebakaran seperti ini misalnya. Apalagi pemukiman padat penduduk, ini sangat berbahaya sekali,” tuturnya.
“Untuk kejadian ini, kerugian kebakaran diperkirakan sekitar Rp 50 juta, karena atap hampir habis karena terbakar,” tutupnya. (*)
» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS
| Pewarta | : Ari Hermawan |
| Editor | : Alfiana Putri |
