October 16, 2026

Bupati TTU Beri Penjelasan Rencana Pinjaman Daerah Rp 100 Miliar

0


News
Bupati TTU Beri Penjelasan Rencana Pinjaman Daerah Rp 100 Miliar

Bupati Timor Tengah Utara, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo. (Foto: Tahoni/suaraindonesia.co.id)

BERITA PLUS, TTU – Rencana pinjaman daerah sebesar Rp 100 miliar bakal diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara.

Adapun rencana pinjaman Daerah sebesar Rp100 milyar ini tertuang dalam surat Bupati TTU Felentinus Kebo Kepada Pimpinan DPRD yang beredar luas di masyarakat dengan surat nomor: 000.7.2.4/761/Bappenda tanggal 17 Juli 2026 perihal pemberitahuan pinjaman Daerah.

Saat dikonfirmasi, Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yoseph Falentinus Delasalle Kebo membenarkan rencana pinjaman daerah tersebut.

Menurutnya, pinjaman daerah tersebut akan dikhususkan untuk peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah di kabupaten TTU, seperti rehabilitasi dan peningkatan infrastruktur jalan secara masif untuk mendorong distribusi barang dan jasa, meningkatkan mobilitas pada sektor produktif, pemeratan kesejahteraan serta merangsang pertumbuhan ekonomi baru di TTU.

“Pinjaman ini kita khusukan untuk meningkatkan akses dan konektivitas seperti infrastruktur jalan di beberapa kecamatan yang belum ditangani,” ujar Bupati saat dihubungi, Kamis (6/8/2026).

Dari total rencana pinjaman Daerah tersebut, akan dialokasikan khusus untuk belanja modal berupa belanja jalan serta belanja gedung dan bangunan dengan rincian untuk jalan sebesar Rp 77 miliar, kemudian wisma Rp 10 miliar dan ruko sebesar Rp 10 miliar.

Bupati TTU mengatakan, untuk belanja jalan akan dikhususkan ke beberapa kecamatan seperti Insana Barat, Biboki Feotleu dan Miomaffo Barat dan beberapa kecamatan lain yang infrastruktur jalannya belum tersentuh pembangunan.

“Untuk belanja jalan kita akan fokuskan ke kecamatan-kecamatan yang jalannya rusak parah seperti Insana Barat, Biboki Feotleu dan Miomafo Barat dan beberapa kecamatan lain yang jalannya memang perlu diperbaiki,” beber Falent.

Sementara itu, untuk belanja gedung pihaknya berencana dari hasil pinjaman tersebut akan membangun gedung wisma di tanah milik Pemda TTU di Penfui Timur, Kabupaten Kupang.

Ia menjelaskan, pembangunan wisma tersebut, dapat bermanfaat bagi masyarakat  maupun pejabat daerah yang berkunjung ke kota kupang namun tidak memiliki tempat persinggahan dan dapat digunakan mahasiswa TTU di Kota Kupang ketika melakukan kegiatan.

“Wisma ini rencana kita bangun di tanah pemda itu sehingga, masyarakat yang berkunjung seperti rujukan pasien di rumah sakit dan tidak ada tempat tinggal bisa digunakan, selain itu bisa juga digunakan mahasiswa TTU di kupang ketika berkegiatan,” kata Bupati.

Meski nilainya besar, pihaknya memastikan telah menyiapkan skema pembayaran kembali atas pinjaman daerah tersebut, pihaknya menjelaskan proses pembayaran pinjaman tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu tiga tahun.

“Kita targetkan tiga tahun selesai, dananya bisa bersumber dari retribusi, seperti pasar baru tahun ini hasilnya cukup besar,” pungkas Bupati. (*)

» Klik berita lainnya di Google News BERITA PLUS

Pewarta : Rolandus Tahoni
Editor : Alfiana Putri





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *